Insting survival manusia dalam menghadapi suhu udara yang kini semakin panas setiap harinya menjadikan penggunaan air conditioner (AC) kian meningkat. Selain memang panasnya udara, perubahan gaya hidup juga dapat menjadi salah satu penyebab melonjaknya penggunaan air conditioner (AC). Terlebih lagi untuk masyarakat yang tinggal di perkotaan, menyalakan AC untuk mendinginkan ruangan menjadi sebuah keharusan. Bahkan bagi beberapa orang mempunyai penyejuk udara ini tidak menjadi kebutuhan tersier melainkan sudah menjadi kebutuhan pokok.
Oleh karena besarnya konsumsi penggunaan AC sangat memegang peranan penting dalam kehidupan manusia sehari – hari. Akibat dari ketergantungan ini, ketika AC mengalami kendala atau masalah, seperti yang paling populer ialah terjadinya kebocoran pada Freon.
Freon yang sangat familiar di telinga kita ini berbentuk gas, dimana dapat berkurang atau habis jika kita tidak benar – benar menyadarinya. Untuk mengetahui apakah AC Freon anda sudah berkurang, habis ataupun bocor sebenarnya cukup mudah karena terdapat beberapa tanda yang dilakukan oleh AC anda, kenali 6 tanda ini sebagai berikut :
Angin AC Terasa Tidak Dingin Deskripsi sederhana dari kerja unit AC yang anda miliki ialah ia dapat membuang udara panas yang ada di ruangan Anda dan menggantinya dengan udara dingin. Sehingga ketika AC yang seharusnya memberikan rasa dingin ini tiba tiba memberikan rasa panas atau bahkan tiba tiba membutuhkan waktu yang jauh lebih lama untuk menjalan fungsi utama satu itu. Untuk dapat mengetahuinya, Anda dapat merasakan hembusan angin yang keluar dari unti AC pada ruangan dimana Anda berada atau dengan mengarahkan tangan Anda langsung ke bibir ventilasi unit AC.
Terjadi Pembekuan dan Terdapat Bunga Es Tanda kali dapat kita ketahui melalui indera penglihatan. Pertanda fisik yang mudah dideteksi oleh mata telanjang ini dapat Anda lihat melalui gumpalan bunga es yang berada pada pipa kecil AC. Pada beberapa kasus yang terjadi, gumpalan es yang tidak terlalu kelihatan namun disertai dengan bocor air juga dapat menandakan bahwa evaporator AC anda mengalami kebocoran. Tentunya hal ini akan menyebabkan AC tidak dapat memberikan udara dingin seperti sedia kala, karena kondensasi pada bodi indoor unit AC yang tidak terkendali.
AC mengalami Kebocoran Kebocoran yang terjadi AC ini dapat terjadi karena adanya penggumpalan es pada bagian epipa evaporator, sehingga gumpalan es tersebut dapat menutup saluran pembuangan yang mengakibatkan air tidak dapat mengalir dengan baik pada saluran pembuangan dengan sempurna, sehingga air AC akan meluber dan bocor keluar karena menampung terlalu banyak. Mati Hidup Sendiri dan Berkedip Untuk tanda ini, memang hanya beberapa merk AC tertentu yang melakukannya. Kasus ini terjadi jika tekanan pada Freon berkurang dengan tanda lampu pada AC sering berkedip atau unit AC dapat mati hidup sendiri yang menandakan bahwa Freon pada unit AC yang kita memiliki kekurangan tekanan Freon sehingga ruangan tidak dapat menjadi dingin.
Biaya Listrik Melonjak Karena unit AC yang mengalami kebocoran Freon tidak langsung rusak dan mati, namun masih akan tetap dapat digunakan meskipun membutuhkan usaha lebih ekstra untuk dapat berfungsi dengan baik. Usaha ekstra yang dilakukan unit AC inilah yang dapat mengakibatkan tagihan listrik yang harus dibayar membengkak karena tentu saja AC membutuhkan listrik agar dapat berjalan.
Maka itu beberapa tanda yang dilakukan oleh unit AC Anda. Segera lakukan pengecekan dan bertindak dengan cerdas jika Anda mengalami tanda yang disebutkan dalam pembahasan di atas. Anda tidak perlu pusing mengenai bagaimana cara memesan freon yang baru, karena PT. Abdi Karya Sejati menyajikan produk dan konsultasi mengenai jenis dan tipe Freon apa yang sesuai dengan tipe unit AC Anda.
LATEST POST
5 Tanda Kerusakan Yang Dilakukan Kompresor Kulkas Anda
5 Tanda Kerusakan Yang Dilakukan Kompresor Kulkas Anda
Perkembangan teknologi yang semakin maju telah menunjukkan banyak kemajuan yang luar biasa. Kehadirannya telah banyak memberikan dampak yang cukup besar terhadap kehidupan manusia. Banyak hal dari sektor kehidupan kita yang saat ini sudah menggunakan keberadaan teknologi. Sama halnya dengan keberadaan kulkas yang merupakan salah satu perabot elektronik yang digunakan untuk menjaga dan menyimpan makanan dalam keadaan dingin agar masih dapat dikonsumsi untuk jangka waktu yang lama.
Dewasanya penggunaan lemari es saat ini pun sudah digunakan pada setiap rumah tangga, terlebih lagi masyarakat yang tinggal di perkotaan. Namun sama seperti halnya barang elektronik pada umumnya, kulkas juga dapat mengalami kerusakan. Di Dalam kulkas itu sendiri terdapat banyak komponen pendukung yang menjalankan kulkas agar dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Ada banyak permasalahan yang bisa terjadi pada kulkas, salah satunya adalah kerusakan kompresor. Jika kamu pernah bertanya “loh, kok minuman di kulkas tidak dingin-dingin? Ada apa dengan kulkasnya?” Mungkin saja kompresor yang bertugas sebagai mesin pendingin mengalami kerusakan. Tentunya jika komponen pada kulkas ini mengalami kerusakan, lemari pendingin yang Anda miliki tidak dapat berfungsi dengan benar dalam mendinginkan makanan.
Oleh karena itu perhatikan beberapa tanda yang diberikan oleh kulkasmu ketika kompresornya mengalami masalah.
Proses Pendinginan Tidak Maksimal
Tanda yang paling mudah dijumpai pada kejadian seperti ini adalah udara dingin yang dihasilkan tidak merata. Udara dingin yang dihasilkan hanya berada pada beberapa bagian tertentu dan sebagian lainnya tidak dingin. Hal yang dapat Anda lakukan untuk mengujinya adalah dengan membekukan es batu. Apabila air tersebut tidak berubah menjadi es batu walaupun telah dimasukkan ke dalam kulkas dalam jangka waktu yang cukup lama, maka hal ini dapat menjadi pertanda awal bahwa kompresor Anda mengalami kerusakan.
Terdapat Efek Setruman
Rasa setruman yang dirasakan ketika kulit Anda mengenai badan kulkas tidak dapat dijadikan hal sepele, karena efek setruman yang Anda rasakan merupakan gejala yang paling sering ditemui dan merupakan penanda bahwa kompresor kulkas anda mengalami kerusakan.
Kulkas Mengeluarkan Suara Berdengung
Indra pendengaran juga dapat digunakan sebagai alat pendeteksi kerusakan pada lemari pendingin Anda. Dengan memperhatikan suara mesin kompresor yang dikeluarkan, Anda dapat mencegah kerusakan yang lebih parah. Apabila suara mesin kompresor berdengung dan terdengar cukup keras dan berisik, hal ini bisa menjadi pertanda kompresor kulkas sedang bermasalah. Suara kasar yang dikeluarkan ini dapat terjadi dikarenakan beberapa hal, seperti usia kompresor yang sudah cukup tua hingga piston dan oli yang merupakan bagian dalam kompresor sudah mulai rusak atau berkurang
Tekanan Ampere Terlalu Tinggi
Tanda lainnya yang ditunjukkan adalah ketika ampere kompresor mengalami peningkatan yang melebihi batas normal. Untuk memastikan tekanannya, Anda dapat menggunakan tang ampere yang memiliki bentuk seperti gelang.Dengan mengalungkan pada salah satu kabel power kulkas yang sudah dipisahkan, Anda dapat mengetahui spesifikasi tekanan pada kompresor lemari pendingin. Untuk mengetahui spesifikasi yang dianjurkan dari pabrik, Anda dapat mengecek label tekanan ampere pada buku manual book, informasi produk yang berada pada bagian belakang kulkas.
Kompresor Mati Total
Dari semua tanda yang diberikan oleh kulkas Anda, tentunya keadaan kompresor yang mati dan tidak mau menyala sudah menjadi titik akhir yang mengartikan bahwa ini saatnya untuk Anda mencari tahu dan mengganti komponen kulkas Anda yang rusak.
Tak dapat dipungkiri, kerusakan yang terjadi pada lemari pendingin yang kadang terjadi dapat menjadi masalah karena mampu mengganggu keadaan makanan dan minuman yang disimpan di kulkas. Demikian langkah-langkah diatas dapat digunakan sebagai cara untuk mengetahui ciri – ciri umum yang dilakukan kulkas ketika mengalami masalah atau sudah mau rusak.
Namun perlu pula diketahui bahwa setiap keadaan yang sudah disebutkan tidak semata-mata mengartikan bahwa kompresor kulkas Anda lah yang mengalami kerusakan. Karena overload, IC, Relay, Freon, dan Karet Kulkas yang sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya juga dapat menjadi penyebab kerusakan pada kulkas. Untuk mengganti komponen peralatan elektronik, anda bisa mempercayakannya kepada PT. Abdi Karya Sejati sebagai penyalur resmi sparepart elektronik LOTUS, VASCO dan VALUE yang merupakan merek dagang terpercaya dan berkualitas tinggi.
LATEST POST
5 Tanda Kerusakan Yang Dilakukan Kompresor Kulkas Anda
Ini Dia! 6 Kerusak Komponen Yang Sering Buat Mesin Cuci Anda Rewel
Dalam penggunaannya kehadiran mesin cuci sudah sangat membantu meringankan pekerjaan mencuci baju, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun untuk kepentingan bisnis, mesin cuci telah membantu menghemat tenaga dan waktu yang harus diluangkan untuk mencuci baju satu persatu. Mesin cuci yang merupakan sebuah alat elektronik yang berfungsi untuk mencuci pakaian ini memperbolehkan kita untuk mencuci baju hanya dengan sekali tekan.
Namun sama halnya dengan alat elektronik lainnya mesin cuci yang Anda miliki juga bisa mengalami kerusakan. Kerusakan yang terjadi, bisa dimulai dari kerusakan ringan yang dapat Anda perbaiki sendiri hingga kepada kerusakan berat yang memerlukan bantuan teknisi dan penggantian komponen secara menyeluruh. Untuk mengetahui beberapa bagian mesin cuci yang sering mengalami kerusakan dan mengganggu aktivitas pencucian baju Anda, mari perhatikan ulasan berikut.
Solenoid
Komponen mesin cuci ini merupakan sebuat alat yang digunakan untuk mengatur kapasitas jumlah air secara otomatis. Alat ini diperuntukkan untuk dapat mengontrol jumlah air yang masuk agar tidak membanjiri tabung mesin cuci. Dengan terdiri dari sebuah katup solenoid dan sebuah per, alat ini juga mempunyai filter di bagian dalam yang berfungsi untuk menyaring air yang masuk kedalam mesin cuci. Masalah yang terjadi pada bagian solenoid adalah ketika katup solenoid tidak bisa terbuka walaupun tekanan air sudah kendang dan ketika katup solenoid menghantarkan air terus menerus yang dikarenakan katup solenoid yang jebol karena terbakar.
Water Level Sensor
Dari namanya sendiri, sudah dapat dilihat bahwa alat ini berfungsi sebagai penanda yang memberikan sinyal banyak sedikitnya air yang masuk ke dalam mesin cuci. Kerusakan yang sering terjadi pada alat ini yaitu kacaunya sinyal yang diberikan oleh alat water level sensor. Terdapat beberapa penyebab yang menjadikan kerusakan pada bagian ini, seperti tersumbatnya lubang tabung yang pada selang inlet oleh kotoran. Perhatikan pula kabel penghubung dan komponen yang ada pada sensor pressure, karena bisa saja ternyata ternyata sensor pressure yang telah mengalami korosi.
Motor Drain
Alat berfungsi sebagai penarik tuas karet pada saluran pembuangan agar air yang terdapat dalam tabung mesin cuci dapat beririgasi dengan baik. selain itu, alat ini juga berfungsi sebagai penggerak motor wash ke motor spin agar mesin cuci dapat melakukan proses spin. Kerusakan yang biasanya terjadi adalah motor drain tidak dapat bergerak akibat mengalami kemacetan pada saat proses spinning, penarikan karet case serta lepasnya kawat penarik yang ada pada saluran pembuangan.
V Belt
V belt ini merupakan sabuk yang menjadi penghubung antara motor wash dengan motor spin. Pada umumnya, masalah yang terjadi pada bagian ini adalah karet yang sudah mulai kendor, antara akibat sudah termakan usia maupun besarnya persentase penggunaan mesin cuci. Permasalahan ini dapat membuat putaran mesin cuci akan berkurang dan tidak dapat berputar seperti sedia kala.
Motor Spin
Tuas spin yang berada alat ini berfungsi sebagai penggerak pada proses pengeringan. Perpindahan dari motor wash ke motor spin yang dilakukan melalui tuas spin juga berfungsi sebagai menancapnya pulsator di mesin cuci. Permasalahan yang sering disebabkan pada bagian ini adalah lemahnya putaran spin pada tabung akibat melemahnya pergerakan tuas spin. Hal ini juga dapat disebabkan karena adanya korosi pada saat proses pengingatan di tempat yang mempunyai suhu lembab. Sehingga perhatikan perputaran pada proses pengeringan yang dilakukan mesin cuci Anda dimulai agar Anda dapat mengenali pergerakan yang dilakukan komponen ini.
Motor Wash
Komponen ini terdiri dari sebuah lilitan yang saling berkaitan dan berfungsi sebagai pemutar tabung pada saat proses pencucian. Kendala yang terjadi adalah ketika motor wash tidak dapat berputar karena motor bekerja terlalu keras atau karena tetesan air yang mengenainya.
Ada baiknya untuk langsung mengganti motor yang mulai rusak, karena motor yang tidak bisa berputar dapat menyebabkan perputaran yang tidak lancar pada mesin cuci Anda. Bukan hanya Anda harus memperhatikan kapasitas cucian yang akan dicuci namun juga tegangan yang dapat membuat percikan yang keluar dari modul mesin cuci.
Tak dapat dipungkiri, kerusakan yang terjadi pada mesin cuci tentu saja dapat menjadi masalah dan mengganggu aktivitas keseharian Anda. Oleh karena itu, jika memang sudah tiba waktunya untuk mengganti komponen mesin cuci, Anda bisa mengunjungi PT. Abdi Karya Sejati sebagai penyedia resmi suku cadang peralatan elektronik merek dagang Value, Vasco dan Lotus yang akan memberikan Anda produk dan layanan konsultasi yang optimal
LATEST POST
5 Tanda Kerusakan Yang Dilakukan Kompresor Kulkas Anda
6 Perbedaan Mesin Cuci Bukaan Atas dan Depan – Yang Mana Pilihan Anda?
Kehadiran mesin yang pada dasarnya diciptakan guna memberikan kemudahan juga turut mengambil bagian dalam urusan rumah tangga. Pasalnya penggunaan teknologi dapat membuat urusan pekerjaan rumah tangga menjadi mudah, termasuk urusan mencuci baju. Mencuci baju menjadi salah satu pekerjaan rumah tangga yang tidak pernah dinanti-nantikan. Jika sebelumnya anda perlu meluangkan waktu dan tenaga ekstra untuk mencuci baju menggunakan tangan, kini tidak lagi. Sekarang sudah tidak lagi, karena dengan kehadiran mesin cuci pekerjaan mencuci dapat dilakukan dengan mudah.
Banyaknya pilihan mesin cuci dengan berbagai fitur yang berbeda menjadikan pencarian dan menemukan mesin cuci yang sesuai dengan kebutuhan Anda menjadi sangat penting untuk dilakukan. Saat ini terdapat dua jenis mesin cuci yang dapat menjadi pilihan jika Anda sedang merencanakan untuk membeli mesin cuci, yakni mesin cuci dengan bukaan atas (top load) dan mesin cuci dengan bukaan depan (front load). Namun, jika anda pikir perbedaan hanya terletak pada segi desain maka Anda salah. Keduanya memiliki karakter yang berbeda, dari mulai harga hingga kinerjanya. Sebelum memilih, kenali perbedaan kunci keduanya berikut ini!
Konsumsi Air
Tentu saja pada dasarnya seluruh kegiatan cuci mencuci akan membutuhkan penggunaan air, tak ketinggalan pula urusan mencuci baju. Mulai dari urusan membilas bahkan menyabuni, semuanya membutuhkan keberadaan air. Oleh karena itu, mesin cuci yang dapat menghemat penggunaan air juga hemat deterjen dan efisien dalam penggunaanya.Top loading: Membutuhkan air lebih banyak, karena mesin cuci baru dapat dioperasikan ketika air sudah memenuhi seluruh isi bak.Front loading: Pemakaian air lebih hemat, karena kemampuannya dalam mengoptimalkan penggunaan air dengan mengeluarkan air secara sedikit demi sedikit selama proses pencucian.
Efisiensi Keuangan
Bagi kebanyakan orang yang ingin melakukan pembelian mesin cuci, tentunya segi harga dan segi ekonomi sebuah mesin cuci juga patut untuk dipertimbangkan. Bukan hanya mengenai harga mesin cuci pada saat melakukan pembelian, namun juga mengenai biaya listrik dan penggunaan air yang nantinya akan dikeluarkan selama proses pemakaian.Top Loading: relatif lebih mudah.Front Loading: relatif mahal.
Kenyamanan Dalam Penggunaan
Kenyaman dalam artian ini mengarah kepada proses eksekusi yang dilakukan untuk memasukkan dan mengeluarkan pakaian ke dalam mesin cuci. Tentunya hal ini akan berpengaruh ketika Anda mempunyai riwayat penyakit pada bagian saraf dan tulang, karena Anda perlu membungkuk atau jongkok ketika melakukan pencucian.Top Loading: lebih nyaman karena kemudahan untuk memasukan dan mengeluarkan cucian dari unit mesin cuci.Front Loading:lebih susah karena perlu jongkok atau membungkuk untuk dapat memasukan dan mengeluarkan pakaian.
Kapasitas
Pada dasarnya mengenai kapasitas besaran jumlah pakaian yang dapat ditampung mesin cuci juga dipengaruhi dengan ukuran dan model mesin cuci itu sendiri. Namun dalam beberapa kasus hal ini dilihat dari range pilihan ukuran yang tersedia.Top Loading:cenderung tidak dapat menampung banyak pakaian, terutama bahan yang berukuran besar seperti selimut atau bed cover.Front Loading:mempunyai kapasitas yang lebih besar untuk menampung berbagai jenis cucian kotor.
Performa
Performa yang dimaksudkan dalam hal ini juga mempertimbangkan penggunaan air, deterjen, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pencucian, dan keramahan unit mesin cuci terhadap bahan pakaian. Walaupun memang benar beberapa hal diatas juga dipengaruhi dengan model mesin cuci yang digunakan. Namun dari beberapa kegiatan yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa.Top Loading: proses pencucian yang termasuk cepat dan tidak memakan waktu yang lama. Namun agitatornya berpotensi merusak pakaian.Front Loading:proses pencucian yang tergolong lebih lama namun dapat mencuci pakaian kotor lebih bersih.
Perawatan
Umumnya, mesin cuci yang termasuk ke dalam barang teknologi dan dilengkapi dengan bagian serta suku cadang yang beraneka ragam akan mengalami kerusakan yang disebabkan oleh beberapa faktor. Mulai dari lama pemakaian hingga cara penggunaannya. Agar unit mesin cuci yang Anda miliki dapat terus beroperasi sebagaimana mestinya, Anda perlu memperhatikan perawatannya.Top Loading: mempunyai titik rawan yang membutuhkan perhatian khusus karena mempunyai lebih banyak suku cadang.Front Loading:tidak membutuhkan servis secara berkala, namun membutuhkan biaya yang lebih besar ketika mengalami kerusakan.
Terlepas dari semua keunggulan yang diberikan dari masing-masing jenis mesin cuci, apapun pilihan Anda mengenai mesin cuci bukaan atas dan bukaan depan, kedua jenis unit mesin cuci ini juga tetap membutuhkan perawatan dan penggantian komponen suku cadang secara berkala demi mendukung performa dan keawetan mesin cuci dan menjauhkan diri dari gangguan yang mengakibatkan kerusakan.
Jika sudah begini, serahkan solusinya pada penyedia komponen untuk peralatan elektronik yang terpercaya. PT. Abdi Karya Sejati sebagai penyalur resmi suku cadang elektronik merek dagang LOTUS, VASCO, dan VALUE memberikan kemudahan, kenyamanan, dan produk yang berkualitas untuk menunjang kebutuhan Anda.
LATEST POST
5 Tanda Kerusakan Yang Dilakukan Kompresor Kulkas Anda
Ternyata Ini Dia Kumpulan Kerusakan yang Sering Dilakukan Kipas Angin Anda
Mengingat harga sebuah unit air conditioner (AC) yang cukup merogeh kocek dan kebiasaan seseorang yang tidak terbiasa dengan hawa terlalu dingin yang disalurkan oleh AC menjadikan penggunaan kipas angin memiliki manfaat yang sangat penting dalam sebuah rumah, apalagi di negara beriklim tropis seperti di Indonesia. Oleh karena inilah, ketika kipas angin yang menemani keseharian kita beraktivitas mengahalau udara panas tiba – tiba bermasalah akan membuat anda gelisah.
Memang mengalami kerusakan pada barang elektronik, termasuk kipas angin tentunya hal biasa yang pasti akan terjadi pada semua barang – barang elektronik yang kita miliki. Berkikut ini adalah beberapa kerusakan yang sering kita jumpai pada sebuah kipas angin.
Kipas Tidak Bisa Berputar dan Tidak Berdengung
Tentunya agar kipas dapat mengeluarkan angin, kipas perlu berputar, bergerak dan mengeluarkan dengungan halus yang menandakan bahwa kipas sedang bekerja. Kejadian dimana kipas tidak bisa berputar dan tidak berdengung ini erat kaitannya dengan bagian dalam mesin kipas angin yang mengalami kerusakan atau putus, seperti pada sekring (fuse) yang berada pada bagian dalam mesin. Sekring yang memutus dapat disebabkan karnai kondisi kumparan yang terlalu panas. Perlu di ketahui bahwa sekring yang dimaksudkan disini berfungsi sebagai pengaman dari panas yang berlebihan sehingga kumparan tidak terbakar.
Kipas Angin Mati Total
Ini adalah mimpi buruk bagi pemilik kipas angin. Karena baling – baling kipas yang tidak bergerak dan berputar sama sekali adalah kejadian fatal yang diharapkan untuk tidak terjadi. Kipas angin dengan kerusakan total ini dapat terjadi ketika kipas angin yang sudah terhubung dengan listrik tetap tidak mau bernyala ketika tombol ON sudah dipencet. Dalam kejadian ini sekring, kabel power, tombol speed, tombol ON dan tombol timer mungkin saja mengalami kerusakan. Namun juga bisa jadi fan motor kipas angin yang mengalami kerusakan sehingga tidak dapat mengantarkan tenaga untuk memutar baling – baling kipas.
Tombol Speed Rusak
Kejadiannya hampir mirip dengan kipas angin mati total, kali ini tombol speed dan tombol on yang mengalami kerusakan tentunya tidak memungkinkan untuk memberi perintah kepada fan motor guna menggerakan baling – baling kipas angin. Ketika kipas angin Anda mempunyai 3 tombol speed, tetapi salah satu tombol rusak, kemunkinan kerusakan terjadi pada tombolnya atau fan motor nya yang sudah dijelaskan sebelumnya.
Kipas Angin Tidak Dapat Tengok Kanan dan Kiri
Untuk kejadian ini biasanya terjadi karena kipas angin terlalu lama dan terlalu sering dinyalakan, sehingga kemungkinan baut yang lepas menjadi lebih besar untuk terjadi. Untuk kerusakan seperti ini periksa bagian belakang motor atau dinamo kipas. Periksa juga saklar on / off, karena ketika kipas tidak menyala tentu saja kipas juga tidak dapat menengok ke arah kiri atau kanan.
Setelah mengetahui beberapa kerusakan yang acap kali terjadi pada kipas angin Anda, ada baiknya Anda juga mengenali beberapa komponen dari tiap kipas angin seperti fan motor, as stand. Gear box, dan bosh kipas angin. Untuk mendapatkan komponen ini pun Anda tidak perlu khawatir, karena PT. Abdi Karya Sejati sebagai penyalur komponen suku cadang elektronik berspesifikasi untuk memberikan produk berkualitas dan terlengkap untuk kebutuhan elektronik Anda.
LATEST POST
5 Tanda Kerusakan Yang Dilakukan Kompresor Kulkas Anda